Kristologi Biblika Menurut Kaum Reformed Sebagai Salah Satu Dasar Apologetika Dalam Menghadapi Pengajaran Gnostik Di Era Postmodern

Authors

  • Marlon Butarbutar STT Ebenhaezer Tanjung Enim

DOI:

https://doi.org/10.47154/scripta.v6i2.49

Keywords:

Kristologi, Biblika, Reformed, Apologetika, Gnostik

Abstract

Kristologi adalah merupakan pokok terpenting dalam ajaran iman Kristen. Kristologi juga bisa disebut sebagai pusat kekristenan itu sendiri, dengan itu kristologi adalah pusat dari ilmu theologia. Karenanya mempelajari Pribadi dan karya Kristus, berarti sedang berada pada pusat theologi Kristen. Yesus Kristuslah yang memberikan identitas kepada kekristenan, yang sekaligus membedakannya dari agama atau kepercayaan yang lain. Keistimewaan doktrin ini terletak dalam pribadi dan karya Yesus Kristus sebagai Tuhan yang menjadi finalitas jalan menuju kepada keselamatan yang kekal. Pemahaman yang benar terhadap doktrin kristologi tidak lepas dari pengetahuan yang sehat terhadap Alkitab, sebab Alkitablah satu-satunya sumber utama yang dengan jujur dan terbuka memberikan kesaksian mengenai pribadi Yesus sebagai juruselamat dunia. Memang realita historis tulisan-tulisan di dalam Alkitab itu ditulis oleh manusia, akan tetapi proses penulisannya diilhami oleh Allah melalui pimpinan Roh Kudus sehingga apa yang diucapkan atau ditulis sesuai dengan kehendak Tuhan (bnd. 2Tim 3:16). Alkitab secara keseluruhan dipercaya dengan akurat dalam mengambarkan Yesus Kristus. Akan tetapi dalam prosesnya banyak ditemukan bahwa kristologi yang dihasilkan bertentangan dengan Alkitab. Sejarah membuktikan bahwa gereja selalu berhadapan dengan pengajaran-pengajaran sesat yang menyerang gereja dari dalam. Dalam hal ini berbentuk ajaran-ajaran (doktrin) yang menyesatkan atau bidat-bidat yang menyelewengkan ajaran murni Alkitab. Bahaya ajaran-ajaran sesat ini tidak saja timbul pada abad-abad belakangan ini, melainkan sudah ada sejak gereja didirikan. Karenanya penulis hendak menguraikan kristologi yang akan menjadi dasar apologetika di era postmodern sekarang ini.

 

Christology is the most important point in the teachings of the Christian faith. Christology can also be called the center of Christianity itself, so that Christology is the center of theological science. Therefore studying the Person and work of Christ, means being at the center of Christian theology. It is Jesus Christ who gives identity to Christianity, which also distinguishes it from other religions or beliefs. The specialty of this doctrine lies in the person and work of Jesus Christ as Lord who becomes the finality of the path to eternal salvation. A correct understanding of the doctrine of Christology is inseparable from a healthy knowledge of the Bible, because the Bible is the only major source that honestly and openly testifies about the person of Jesus as the savior of the world. Indeed the historical reality of the writings in the Bible was written by humans, but the process of writing was inspired by God through the leadership of the Holy Spirit so that what was said or written was according to God's will (cf. 2Tim 3:16). The Bible as a whole is believed to be accurate in describing Jesus Christ. However, in the process it was found that the resulting christology was in conflict with the Bible. History proves that the church is always dealing with false teachings that attack the church from within. In this case the form of teachings (doctrines) are misleading or heretics who distort the pure teachings of the Bible. The danger of these heresies has not only arisen in recent centuries, but has existed since the church was founded. Therefore the author wants to elaborate on the Christology that will be the basis of apologetics in the current postmodern era.

Author Biography

Marlon Butarbutar, STT Ebenhaezer Tanjung Enim

Artikel

References

A. F Walls, add all,

“Gnostik”, J.D Douglas, Ensiklopedi Alkitab Masa Kini, Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih

Berghouser B,

“Beriman Pada Yesus Yang Lain”, Jurnal Teologia Proklamasi edisi 02, Jakarta: STTJ

Conn Harvie M,

Teologia Kontemporer, Malang: Literatur SAAT

Enns Paul,

The Moody Handbook of Theology, Malang: Literatur SAAT

Groothuis Douglas,

Yesus di Zaman Kontroversi, Jakarta: Verbum Dei Books

Herlianto,

Menggugat Yesus, Bandung: Yayasan Kalam Hidup

Lolowang Horald

Yesus Nazaret vs Yesus Makam Talpiot, Yogyakarta: ANDI

Lumintang Stevri I.,

Keunikan Teologi Kristen di Tengah Kepalsuan, (Batu: Literatur YPPII

Ryrie Charles C.,

Teologia Dasar 1, Yogyakarta: Yayasan ANDI

Stott J.R.W,

Karya Kristus Bagi Kita, Jakarta: BPK Gunung Mulia

Thiessen Henry C,

Teologia Sistematika, Malang: Gandum Mas

Van den End Th.,

Harta dalam Bejana, Jakarta: BPK Gunung Mulia

Wellem F. D,

Kamus Sejarah Gereja, Jakarta: BPK Gunung Mulia

Published

2020-06-18

How to Cite

Butarbutar, M. (2020). Kristologi Biblika Menurut Kaum Reformed Sebagai Salah Satu Dasar Apologetika Dalam Menghadapi Pengajaran Gnostik Di Era Postmodern. SCRIPTA: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kontekstual, 6(2), 116-128. https://doi.org/10.47154/scripta.v6i2.49